seorang peneliti pertanian di Sumbar, Mesra menciptakan formula cairan
dari bahan alami (tumbuhan dan buah) yang disebutkan bisa
membebaskan bahan makanan seperti daging sapi, hati sapi dan daging
ayam dari kandungan lemak jenuh yang menjadi penyebab penyakit
kolesterol pada manusia.
Lukisan Paul Gauguin yang bertajuk "Te Poipoi" atau "The
Morning", salah satu lukisan eksotis tentang Tahiti
pasca-impresionis Perancis, terjual dalam lelang di balai lelang
Sotheby`s di New York, Rabu larut malam, dengan harga 39,2 juta
dolar atau sekitar Rp365 miliar.
Terumbu
karang di Teluk Lampung dan sekitarnya dalam kondisi memprihatinkan
karena hampir 18 persen karang di kawasan itu mati.
Menteri Koordinator Perekonomian Boediono mengatakan, industri perlu
mengekonomiskan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) agar angka
inflasi dari barang-barang sektor industri dapat ditekan.
Melakukan latihan yoga selama delapan pekan terbukti memberikan manfaat
bagi pasien pengidap penyakit jantung yang pernah terkena serangan
jantung dan mengurangi tanda-tanda resiko terjadi inflamasi yang
seringkali dikaitkan dengan kematian
Jum'at 23 mei 2008 DISBUDPAR JABAR DAN KAMPUNG SENI GELAR FESTIVAL
BENJANG
Bandung (Global News)
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Propinsi Jawa
Barat (Jabar) bekerjasama dengan Kampung Seni dan Wisata Manglayang
mengelar Festival Benjang se- Jabar.
“Benjang sebagai seni hiburan rakyat yang menonjolkan
aspek bela diri dan dilakukan mulai dari anak-anak hingga dewasa,
adalah produk masyarakat tatar Sunda yang telah mengakar dan
berkembang hingga kini di beberapa daerah di wilayah Provinsi Jabar.”
Kata Kadisbudpar Jabar, Drs. H. I. Budhyana, M. Si, ketika dijumpai Global
News di Kampung Seni (18/05) kemarin.
Oleh karena itu, dikatakan Budhyana, tak perlu diragukan
lagi apabila seni Benjang termasuk salah satu produik local
jenius seni budaya Sunda yang mesti dipertahankan serta
ditingkatkan eksitensi dan potensinya sesuai dengan Peraturan Daerah
(Perda) Propinsi Jabar Nomor: 6 tentang pemeliharaan keseniaan.
Sedangkan tujuan diselenggarakan Festival Benjang ini,
dijelaskannya, upaya untuk melestarikan seni bela diri Sunda yang
nantinya dijadikan sebagai Ikon untuk di bawa ke tingkat
nasional maupun mancanegara, dan juga sebagai calender event
untuk menampilkan tingkat Jabar.
Untuk itu, Budhyana berharap, mudah-mudahan Festival
Benjang ini, diharapkan akan membawa tempat bagi masyarakat Sunda
sebagai seni bela diri yang di kenal. Serta seni bela diri Benjang
kedepannya dapat menjadi Ikon masyarakat Jabar khususnya dan
pada umumnya untuk masyarakat Indonesia.
Sementara itu, menurut Ketua Panitia Festival Benjang, Ria
Dewi Fajaria, S.Sen, M.Sn, bahwa kegiatan yang digelar secara
bekerjasama membawa suatu kebahagiaan tersendiri bagi kampung seni.
Karena, Disbudpar Jabar telah mempercayakan kepada kami untuk
melaksanakan pergelaran ini.
“Untuk itu, saya tidak akan mensia-siakan kesempatan ini,
dalam mengaspreasiasikan seni bela diri Sunda Benjang untuk
kedepannya. Karena, pemerintah Propinsi Jabar terutama Disbudpar
telah menyokong kami.” Katanya.
Maka dari itu, kata Ria, Festival Benjang tingkat
Jabar ini, diharapkan kedepannya dapat menjadi agenda tahunan, dan
menjadikan bukan hanya berbentuk festival saja. Melainkan harus
berbentuk lomba maupun kejuaraan. Agar nantinya dapat menggali
potensi atlit berbakat. (@dam)
Untuk informasi dunia silahkan klik gambar di bawah
ini.