NEWS SITES

E-mail: redglobalcybermedia@yahoo.com

   Redaksi  Globalnews  |  Hotline: (022) 7104720  - 0815 7272 6820  

Galeri  |  Profil  |  Konsultasi   |  Sulap  |  Humor  |  Astrologi  |  Teknologi  Selebriti  Koleksi Dongeng  

Kamis 19 Juni 2008
SEKTOR WISATA DI DKI JAKARTA MASIH MEMERLUKAN DANA UNTUK PROMOSI 300 MILYAR

Jakarta (Global News)

Dalam rangka mempromosikan sektor pariwisata  ditiap-tiap daerah , banyak dana yang sangat dibutuhkan tidak  begitu  mudah kita memperkenalkan atau mempromosikan tanpa adanya dukungan dana yang mencukupkan ,  pemerintah daerah  terus  gencar-gencarnya mencanangkan pariwisata-pariwata daerahnya masing-masing, begitu juga dengan Daerah Khusus Ibukota Jakarta Ini yang  sangan banyak sekali objek pendapatan daerah tiap-tiap titik wisata di DKI Jakarta ini.

Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta, Arie Budhiman mengaku kekurangan dana promosi. Karena itu, Arie meminta Pemprov DKI Jakarta agar menambah anggaran Rp 300 miliar untuk promosi wisata Jakarta.

Menurut Arie, besaran jumlah dana yang diajukan itu telah sesuai mengingat setoran sektor pariwisata ke Pemprov DKI mencapai Rp 1 triliun per tahun.

"Akibat kekurangan dana tersebut, Dinas Pariwisata terpaksa numpang berpromosi ke pihak lain," kata Arie di Jakarta, Senin (16/6).

Dana tersebut untuk road show ke kota atau negara lain untuk mempromosikan wisata Ibu Kota. "Kita tidak bisa hanya mengandalkan pamflet, tetapi kita juga butuh road show untuk memperkenalkan langsung tempat-tempat wisata di Jakarta", ujarnya.

Lebih lanjut Arie mengatakan bahwa selama ini dana untuk promosi hanya Rp 20 miliar. "Kalau yang sekarang tidak lebih dari 10%", akunya.

Arie sangat yakin dana untuk berpromosi akan berimplikasi bagi peningkatan jumlah kunjungan ke Jakarta. Dengan demikian, anggaran yang dialokasikan untuk promosi dipastikan akan kembali.

"Jangan ada pikiran menghambur-hamburkan uang, tetapi itu adalah investasi yang pasti akan kembali, bahkan lebih besar", tambahnya. Arie berharap semua pihak ikut mempromosikan sektor pariwisata, sehingga wisata Ibu Kota diminati wisatawan. (danny/globalnews.multiservers.com)