seorang peneliti pertanian di Sumbar, Mesra menciptakan formula cairan
dari bahan alami (tumbuhan dan buah) yang disebutkan bisa
membebaskan bahan makanan seperti daging sapi, hati sapi dan daging
ayam dari kandungan lemak jenuh yang menjadi penyebab penyakit
kolesterol pada manusia.
Lukisan Paul Gauguin yang bertajuk "Te Poipoi" atau "The
Morning", salah satu lukisan eksotis tentang Tahiti
pasca-impresionis Perancis, terjual dalam lelang di balai lelang
Sotheby`s di New York, Rabu larut malam, dengan harga 39,2 juta
dolar atau sekitar Rp365 miliar.
Terumbu
karang di Teluk Lampung dan sekitarnya dalam kondisi memprihatinkan
karena hampir 18 persen karang di kawasan itu mati.
Menteri Koordinator Perekonomian Boediono mengatakan, industri perlu
mengekonomiskan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) agar angka
inflasi dari barang-barang sektor industri dapat ditekan.
Melakukan latihan yoga selama delapan pekan terbukti memberikan manfaat
bagi pasien pengidap penyakit jantung yang pernah terkena serangan
jantung dan mengurangi tanda-tanda resiko terjadi inflamasi yang
seringkali dikaitkan dengan kematian
Kamis 19 Juni 2008 SEKTOR WISATA DI DKI JAKARTA MASIH MEMERLUKAN
DANA UNTUK PROMOSI 300 MILYAR
Jakarta
(Global News)
Dalam
rangka mempromosikan sektor pariwisataditiap-tiap daerah , banyak dana yang sangat dibutuhkan tidakbegitumudah kita
memperkenalkan atau mempromosikan tanpa adanya dukungan dana yang
mencukupkan ,pemerintah
daerahterusgencar-gencarnya mencanangkan pariwisata-pariwata daerahnya
masing-masing, begitu juga dengan Daerah Khusus Ibukota Jakarta Ini
yangsangan banyak
sekali objek pendapatan daerah tiap-tiap titik wisata di DKI Jakarta
ini.
Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta, Arie Budhiman mengaku kekurangan
dana promosi. Karena itu, Arie meminta Pemprov DKI Jakarta agar
menambah anggaran Rp 300 miliar untuk promosi wisata Jakarta.
Menurut Arie, besaran jumlah dana yang diajukan itu telah sesuai
mengingat setoran sektor pariwisata ke Pemprov DKI mencapai Rp 1
triliun per tahun.
"Akibat kekurangan dana tersebut, Dinas Pariwisata terpaksa numpang
berpromosi ke pihak lain," kata Arie di Jakarta, Senin (16/6).
Dana tersebut untuk road show ke kota atau negara lain untuk
mempromosikan wisata Ibu Kota. "Kita tidak bisa hanya
mengandalkan pamflet, tetapi kita juga butuh road show untuk
memperkenalkan langsung tempat-tempat wisata di Jakarta",
ujarnya.
Lebih lanjut Arie mengatakan bahwa selama ini dana untuk promosi hanya Rp
20 miliar. "Kalau yang sekarang tidak lebih dari 10%",
akunya.
Arie sangat yakin dana untuk berpromosi akan berimplikasi bagi
peningkatan jumlah kunjungan ke Jakarta. Dengan demikian, anggaran
yang dialokasikan untuk promosi dipastikan akan kembali.
"Jangan ada pikiran menghambur-hamburkan uang, tetapi itu adalah
investasi yang pasti akan kembali, bahkan lebih besar",
tambahnya. Arie berharap semua pihak ikut mempromosikan sektor
pariwisata, sehingga wisata Ibu Kota diminati wisatawan. (danny/globalnews.multiservers.com)
Untuk informasi dunia silahkan klik gambar di bawah
ini.