seorang peneliti pertanian di Sumbar, Mesra menciptakan formula cairan
dari bahan alami (tumbuhan dan buah) yang disebutkan bisa
membebaskan bahan makanan seperti daging sapi, hati sapi dan daging
ayam dari kandungan lemak jenuh yang menjadi penyebab penyakit
kolesterol pada manusia.
Lukisan Paul Gauguin yang bertajuk "Te Poipoi" atau "The
Morning", salah satu lukisan eksotis tentang Tahiti
pasca-impresionis Perancis, terjual dalam lelang di balai lelang
Sotheby`s di New York, Rabu larut malam, dengan harga 39,2 juta
dolar atau sekitar Rp365 miliar.
Terumbu
karang di Teluk Lampung dan sekitarnya dalam kondisi memprihatinkan
karena hampir 18 persen karang di kawasan itu mati.
Menteri Koordinator Perekonomian Boediono mengatakan, industri perlu
mengekonomiskan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) agar angka
inflasi dari barang-barang sektor industri dapat ditekan.
Melakukan latihan yoga selama delapan pekan terbukti memberikan manfaat
bagi pasien pengidap penyakit jantung yang pernah terkena serangan
jantung dan mengurangi tanda-tanda resiko terjadi inflamasi yang
seringkali dikaitkan dengan kematian
Jum'at 23 mei 2008 SUBAKTIAN LUBIS: KENAIKAN HARGA BBM BOLEH
SAJA, TAPI SUBSIDI YANG ADA DI
PEJABAT/PENGUSAHA KEMBALIKAN KE RAKYAT
Bandung (Global News)
Rencana pemerintah menaikan harga
bahan bakar minyak (BBM) mendapat respon atau perhatian yang beragam
dari berbagai kalangan, baik pejabat, pengusaha, akedimisi, dan
masyarakat.
Seperti dikatakan salah satu
Akademisi Dosen Perguruan Tinggi Negeri, Subaktian Lubis, ketika
dihubungi Pakuan, (17/05) kemarin, diruang kerjanya, bahwa
pemerintah merencanakan menaikan harga BBM itu boleh saja. Tapi
subsidi yang selama ini mengendap yang ada di para pejabat atau
pengusaha besar, untuk di kembalikan kepada rakyat, agar nantinya
dapat dipergunakan kebutuhan masyarakat, seperti; Pendidikan,
Kesehatan dan Kebutuhan lainnya.
“Kenaikan harga BBM itu adil
bagi para pejabat atau pengusaha, sedangkan menurut rakyat tidak
adil. Asumsi ini, seharusnya dapat dicerna dengan arif dan bijaksana,
agar nantinya, tidak dapat terjadi polemik yang berlebihan.”
Katanya.
Sebetulnya pemerintah sudah dari
dulu merencanakan kenaikan harga BBM ini, dikatakan Lubis, tapi
berbagai upaya yang dilakukan itu, mendapat respon yang keras dari
rakyat. “Jika kesamaan persepsi antara rakyat dengan pemerintah
itu terjalin, niscaya kenaikan harga BBM yang berlangsung nanti,
tidak akan terjadi polemik yang berlebihan.” Imbuhnya.
Awal mula pemerintah menaikan BBM
itu, dijelaskan Lubis, tiada lain hanya untuk melakukan subsidi
silang bagi kebutuhan di beberapa sektor, seperti; Pendidikan,
Kesehatan, dan Perekonomian Rakyat. Tapi kenyataannya banyak
kesimpang siuran, yang akhirnya banyak terjadi kecurangan yang
dilakukan oknum Pejabat maupun Pengusaha. Dan pada akhirnya rakyat
kena getahnya.
“Maka dari itu, jika sekarang
pemerintah merencanakan kenaikan BBM lagi. Haruslah melakukan
penekanan terhadap para oknum pejabat maupun pengusaha, untuk
menarik subsidinya kembali. Dan nantinya di berikan seluruhnya
kepada rakyat.”Tandasnya.
Pemerintah
tidak bijak
Sementara itu, salah seorang
perwakilan masyarakat Kota Bandung, Nandang J (45), ketika dihubungi
Pakuan, mengatakan bahwa dirinya merasa keberatan jika pemerintah
menaikan harga BBM lagi. Karena ? tidak sesuai dengan daya beli
kebutuhan pokok, jika BBM naik otomatis bahan kebutuhan pokok
masyarakat akan naik juga. “Untuk itu, saya mengharapkan
pemerintah harus berfikir dulu, tepat tidak sekarang menaikan harga
BBM lagi ?.” Katanya.
Bukan hanya itu saja, dikatakan
Nandang, pemerintah merencanakan menaikan harga BBM itu, sudah
keterlaluan karena perekonomian yang ada di masyarakat sekarang,
hampir mendekati ajal alias sekarat. “Makanya, saya mohon kepada
pemerintah sekarang haruslah bijak dan arifdalam menentukan segala keputusan menaikan BBM itu, bukan
kemauan sendiri.” Ucapnya.
Andaikata pemerintah tetap ngotot
ingin menaikan BBM lagi, lanjut Nandang, berarti pemerintah sekarang
sudah tidak bijak. “Saya yakin, pemerintah sekarang untuk memimpin
5 tahun mendatang masyarakat Kota Bandung khususnya bahkan umumnya
masyarakat Indonesia tidak akan percaya lagi kepada mereka.”
Tandasnya. (@dam/Sep)
Untuk informasi dunia silahkan klik gambar di bawah
ini.